Sepatu Baru Andi, Merubah Pikiran

1 Aug

image

Hee, kali ini Saya akan sedikit bercerita. Lumayanlah buat hiburan, OK langsung saja berikut ceritanya :

Andi merupakan seorang siswa di sebuah SMP. Waktu itu hari masuk sekolah sebentar lagi tiba, Andi minta dibelikan ibunya sebuah sepatu yang bagus. Namun ibunya belum memiliki uang yang cukup untuk membelinya. Andi merengek-rengek dan kesal terhadap ibunya karena tidak mau membelikan sepatu barunya.

Saking kesalnya Andi mengancam akan kabur dari rumah. Ketika Andi akan kabur dari rumah, Ibunya berusaha untuk mencegatnya. Ibunya menangis dan berkata : “Andi anakku sayang, jangan kau pergi dari rumah ini, Ibu belum bisa membelikan sepatu baru untukmu. Mungkin lain kali.” Namun usaha ibunya sia-sia, Andi tetap tidak mempedulikan perkataan ibunya. Andi melepaskan tangan ibunya yang memegang erat tangannya. Bahkan Andi menendang ibunya. Ibunya pun sangat sakit perasaannya. Sakit, sakit, dan sangat sakit.

Lalu Andi pun lari kabur dari rumah. Walaupun sudah tersakiti, Ibunya berusaha mengejarnya namun tidak berhasil. Dari kejauhan ibunya berteriak : Andi !!! Jangan pergi !!!

Sambil berlari menjauhi rumah, Andi membalas teriakan Ibunya : Bu, kenapa saya tidak dibelikan sepatu ?!! Teman saya semuanya dibelikan sepatu baru !!! Saya kecewa !!!!

Karena sudah jauh, Ibunya pun tak bisa berbuat apa-apa lagi. Ia hanya bisa berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar anaknya diberikan “cahaya”.

Andi menangis sambil berlari. Karena ketika berlari Andi tidak memperhatikan jalan di depannya. Lalu Andi bertabrakan dengan seseorang. Dan ternyata orang itu TIDAK MEMILIKI KAKI !!!!

Andi lalu berubah pikiran, ia membatalkan niatnya pergi jauh. Lalu ia kembali ke rumah dan menghampiri ibunya. Lalu ketika bertemu ibunya ia pun langsung memeluk ibunya dengan erat, meminta maaf dan menceritakan apa yang terjadi. Ibunya pun terharu dan bersyukur kepada Yang Maha Kuasa.

Ya, Andi membatalkan keinginannya dibelikan sepatu baru karena ia melihat orang yang tidak memiliki kaki.

Kesimpulan :

Kita harus bersyukur jika kita dilahirkan dengan Sempurna

Kita harus bersyukur dengan apa yang kita miliki, karena kita tak pernah tahu ada apa di balik keadaan yang menimpa kita saat ini.

Sekian….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: